Andreas merupakan wartawan senior Kompas yang mendalami masalah pangan dan pertanian serta aktif menulis pangan dan kuliner dari aspek sejarah dan antropologi. Ia menyelesaikan pendidikan tinggi di Jurusan Teknologi Pangan dan Hasil Pertanian, Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Gadjah Mada tahun 1995. Kemudian, ia memperoleh beasiswa Program Pendidikan Wartawan Profesional di Lembaga Pendidikan Penelitian dan Pendidikan Pers Yogyakarta selama enam bulan. 

Tahun 1996, ia mengikuti pendidikan calon koresponden Harian Kompas, mendalami masalah pangan, pertanian, dan perdagangan internasional. Ia mengikuti kursus bertopik Reporting on Food and Agriculture yang diselenggarakan Ateneo de Manila University, Manila, Filipina. Pada tahun 2005, ia mendapat penghargaan Citra Dharma Pustaloka dari Perpustakaan Nasional Republik Indonesia.