Mantan Deputi Gubernur Bank Indonesia periode 2013-2019, Mirza Adityaswara, bersama Mantan Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara, meluncurkan Indonesia Fintech Society (IFSoc).

Mirza mengatakan, Indonesia Fintech Society (IFSoc) lahir sebagai respons atas kebutuhan akan adanya forum inklusif yang menjadi mitra bagi pembuat kebijakan di bidang fintech.
“IFSOC hadir untuk memberikan ruang bagi berkembangnya pemikiran, analisis, serta rekomendasi kebijakan, melalui berbagai kegiatan seperti forum diskusi bagi para pemangku kepentingan, penelitian, dan seminar publik,” kata Ketua Indonesia Fintech Society (IFSoc), Mirza Adityaswara, dalam Peluncuran dan Diskusi Publik IFSoc, Senin (9/11).
Mirza menjelaskan, dalam dua tahun terakhir telah terjadi perubahan atau transformasi ekonomi yang cukup signifikan. Salah satunya dengan perkembangan industri fintech yang memainkan peran signifikan dalam pemulihan ekonomi nasional.
Mirza merinci, fintech selama ini telah memberikan akses finansial khususnya bagi masyarakat yang belum punya akses ke perbankan. Dengan adanya fintech, Indeks Inklusi Keuangan juga tercatat naik dari 67 persen pada 2017 menjadi 76,2 persen pada 2019.
Selain itu menurut Mirza, fintech juga membantu pemerintah mencapai target akses terhadap layanan keuangan yang ditargetkan bisa menyentuh level 90 persen di 2024.
“Fintech juga membantu kenaikan literasi keuangan menjadi 38 persen pada 2019. Naik dari 29,7 persen di 2017,” ujarnya.
Tak hanya itu, kehadiran fintech juga dinilai membawa manfaat bagi UMKM khususnya mereka yang masih unbankable dan menjadi penyaluran modal bagi UMKM. “Sehingga UMKM bisa berkembang,” ujarnya.
Mirza mengatakan, IFSOC berkomitmen untuk turut serta dalam membangun ekosistem kebijakan fintech yang berdampak positif bagi pemulihan ekonomi nasional.
“IFSoc berkomitmen untuk membuka ruang dialog yang inklusif untuk berkembangnya pemikiran-pemikiran yang memberikan dampak positif bagi ekosistem kebijakan terkait fintech,” ujarnya.
Selain Mirza dan Rudiantara, para inisiator lain dibalik terbentuknya IFSoc antara lain Hendri Saparini (CORE), Agustinus Prasetyantoko (Unika Atma Jaya), dan Yose Rizal Damuri (CSIS). Selain itu ada Karaniya Dharmasaputra (AFTECH), Andreas Maryoto (Kompas), dan Wahyu Dhyatmika (TEMPO). Adapun forum ini merupakan kolaborasi antara Atma Jaya Institute of Public Policy (AJIPP) dengan Center for Strategic and International Studies (CSIS).
Sumber: https://kumparan.com/kumparanbisnis/mirza-adityaswara-hingga-rudiantara-bentuk-indonesia-fintech-society-1uYVoouQpiz/full