IFSoc berkesempatan menghadiri Indonesia Digital Conference (IDC) 2023 sebagai panelis yang diwakili oleh Steering Committee IFSoc, Ibu Dyah N.K. Makhijani. IDC diselenggarakan oleh Asosiasi Media Siber Indonesia di Hotel El Royale Bandung, pada 22 Agustus 2023 dan diikuti oleh ratusan peserta offline dan online

IDC 2023 merupakan acara tahunan yang digelar bersama dengan AMSi Awards 2023. Acara ini mengangkat tema “Artificial Intelligence for Business Transformation: Tantangan Etik, Inovasi, Produktivitas dan Daya Saing di Berbagai Sektor”. IDC 2023 mengadakan lima sesi diskusi dan dua master class, dilaksanakan selama dua hari di tanggal 22-23 Agustus 2023. 

Di kesempatan ini, Ibu Dyah NK Makhijani (Steering Committee IFSOC) berbicara pada sesi diskusi ketiga yang membicarakan “AI for Banking and Finance”, bersama dengan panelis lainnya yang hadir: Tigor Siahaan (Dirut Super Bank), Sankata Lee (VP IT Strategic, Architecture & Innovation Head BNI), dan Chaerany Putri (Director of Public Affairs VIDA Digital Identity). 

Ibu Dyah menekankan pentingnya pemanfaatan AI di fintech yang saat ini semakin berkembang dari tahun ke tahun. Penggunaan AI di fintech saat ini telah banyak diadopsi untuk berbagai kepentingan, salah satunya fraud. “Penerapan AI sekarang sebagian besar didorong oleh upaya mitigasi fraud. Karena fraud saat ini semakin berkembang dengan berbagai metode.”

Mantan Asisten Gubernur Bank Indonesia itu juga menekankan manfaat AI yang memiliki potensi memperluas inklusi keuangan kepada UMKM dan masyarakat unbanked. Saat ini minat masyarakat terhadap fintech lending terus meningkat dan outstanding pinjaman di tahun 2022 mencapai Rp 49 Triliun. Pemakaian AI dalam fintech lending ada di credit scoring dan e-kyc. Contoh penerapan AI tersebut dapat memperkuat proses pengajuan fintech lending dari kegiatan yang tidak bertanggung jawab dan di sisi lain dapat membantu masyarakat yang tidak mendapatkan akses keuangan formal agar dapat merasakan pembiayaan.